Salam hangat untukmu
Mantan penghuni bumi pertiwi
Yang meleburkan tindasan menjadi mimpi
Yang menggoreskan pena merdeka histori bangsa ini
Adalah kau…
Sang penanam awal harapan negeri
Salam hangat untukmu
Penghalang musnahnya negeri
Tentu kau tau
Dimensi kami tak lagi sama
Berada di perang baru
Menghadapi lawan yang berbeda
Merancang strategi bengis
Atau mati di tangan sendiri
Salam hangat untukmu
Pemberontak virus negeri pertiwi
Jasad raga ini menyorakkan kemerdekaan
Lisan bersyair cinta tanah air seolah hanya ia satu-satunya!
Naas, setiap hembusan nafasnya justru mengkikis bumi pertiwi
Kirimlah sedikit akal di era ini
Tak lagi untuk besarnya gedung-gedung itu!
Tak lagi untuk gemerlapnya matahari malam kota!
Melainkan setitik cahaya wawasan dan adab insani
Oleh: Nila Zulfia (Guru SDI TUNAS BANGSA MADANI BALIKPAPAN)
Kirim Tulisan Lewat Sini